Thursday, 9 October 2008

KH Imam Syubani

Mungkin beliau tergolong wali, atau setidaknya sufi. Kekayaan ilmunya jauh membuat beliau lebih tenteram daripada beruang melimpah. Jariyah ilmu itu mengalir jauh, hingga ke penjuru dunia. Buku-buku pengajaran Bahasa Arab Durusullughoh yang disusunnya bersama KH Imam Zarkasyi menjadi amal jariyah itu. Ribuan santri telah terbebas dari dari buta bahasa arab, atas jasa beliau. Bahkan hingga akhir hayatnya, curahan pikiran beliau hanya ke bahasa arab. "Saya sering bermimpi bertemu pak Zar. Dalam mimpi itu, beliau menanyakan, 'Pak Bani, bagaiman bahasa arabnya?' itu saja yang selalu ditanyakan pak Zar," kisahnya hampir setiap kali pertemuan.

Di tahun-tahun terakhir, usai beliau "pensiun" dari mengajar di Gontor dan PP Walisongo, Ngabar, hari-harinya dipenuhi dengan tetap tekun menggeluti Bahasa Arab, seperti merevisi buku Durusullughoh dan kamusnya, buku tamrinat, serta buku-buku yang terkait dengan itu. Tak pernah berhenti

Monday, 29 September 2008

All is Attractivness

Manusia merupakan salah satu bagian dari kehidupan yang tentunya memiliki peran dalam alur kehidupan. Dia akan mamberikan warna dan juga akan diwarnai oleh lingkungan hidupnya. layaknya sebuah drama, dia berperan dalam drama itu sehingga akan memberi warna keadaan drama itu. Saat dia marah, bahagia atau sedih akan mempengaruhi sekitarnya menjadi seperti keadaannya.
Misalkan dia sedih, sekitar dia seakan mendukung dia untuk melakukan sugesti sedih tersebut, seakan semua tertarik seperti sugesti yang ada dalam diri manusia tersebut. Sehingga suasana sekitarpun ikut sedih. begitu juga dengan sugesti lain seperti rasa optimis dan konfident akan mendatangkan atau menarik hal-hal yang optimis dan positif kepada diri orang tersebut. Kadang kita menyebut ini semua dengan alam bawah sadar. Sebutan inilah yang memberikan mindset kepada kita bahwa itu semua Uncontrolled action. Sehingga
kita pasrah dengan mengatakan "it's my destiny".
Jika kesimpulan itu kita tarik, kita akan menjumpai satu pertanyaan yaitu : apakah kita tahu kita di hari esok?, kemudian kita akan berkata "nothing is impossible", selanjutnya pikiran kita akan membawa kita untuk berkata, kemarin adalah sejarah, hari ini adalah milik anugerah, esok adalah misteri hidup kita. Dari sini kita akan berkata, kemarin dijadikan pelajaran, hari ini kemenangan kita, esok hari harapan kita.

there are many difficult things, but nothing is impossible

Jika kita mengatakan kemarin adalah pelajaran, berarti seharusnya kita menghendaki suatu rencana untuk sebuah perubahan, Nah rencana perubahan inilah yang hendaknya kita buat rencana perubahan menjadi lebih baik. Kemudian, jika kita megatakan sekarang adalah kemenangan kita, seharusnya kita mensyukurinya dengan memanfaatkan anugerah kemengan ini dengan sebaik-baiknya. Kita harus isi kemengan ini dengan hal-hal bermanfaat untuk kemenangan hari esok, karena hari esok merupakan harapan kita untuk menjadi pemenang yang lebih menang meskipun ini masih misteri.
Jika kita mampu mengatakan kepada mind kita bahwa kita adalah pemenang, seharusnya kita semangat dan optimis dalam setiap langkah hidup kita. Senyum selalu berkembang, langkah selalu cepat dan pasti. Dan tidak seharusnya berlagak seperti seorang yang telah kalah. Sepi dari senyum, muram, langkah pasai, lunglai seolah tanpa tujuan.
Akhirnya Orang yang menang dan yang kalah dapat kita ketahui sekarang. Karena orang menang akan terlihat melangkah pasti, optimis dan cepat menuju kemenangannya, sedang kan orang kalah akan melangkah dengan lemas menuju kekalahannya.
maka tujulah kemenangan mu, maka dia akan menuju kepadamu !!!